Foto Bugil, Roy Bilang Rahma Azhari Nggak Kapok
Rahma Azhari/ istimewa
Menyabarnya foto-foto bugil duo klan Azhari di intrrnet, Sarah dan Rahma Azhari mengundang perhatian banyak pihak. Tak terkecuali pakar Telematika Roy Suryo yang mau tidak mau akhirnya terseret. Ia dituding telah menyebarkanluaskan informasi, meski sebenarnya ia hanya diminta untuk mengklarifikasi kebenaran foto tersebut. Kamis, (5/3) ia mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan.
Ya, saya datang ke sini (Polda Metro) bukan dipanggil. Dan masih sebagai saksi terkait laporan yang dilontarkan Rahma Azhari kepada saya," demikian Roy mengatakan kepada beritabaru.com saat ditemui di bagian Renata 4 Reskrim Polda Metro Jaya.
Dalam kesempatan itu, Roy menyatakan dalam kasus ini Farhat Abbas yang bertindak sebagai kuasa hukum Rahma maupun Sarah Azhari adalah biang kerok dari semua persoalan yang muncul. Entah apa maksud dari pernyataan Roy tersebut, yang pasti persoalan kasus hukum antara dirinya dengan klan Azhari sudah sampai ke polisi.
Saya pernah menawarkan Farhat Abbas untuk masuk RS Kejiwaan di sekitar Yogyakarta, karena Farhat Abbaslah biang kerok dari semua permasalahan ini," katanya.
Terkait kasus yang dihadapinya, Roy mengatakan dirinya yakin tak bersalah karena dirinya hanya diminta untuk menjelaskan kebenaran dari foto bugilnya Rahma dan Sarah yang terlanjur menyebar luas.
"Menurut saya, sebenarnya Rahma Azhari itu sudah kapok dan malu. Tapi, yang membuat saya nggak habis berpikir kenapa Sarah berpose bugil lagi," tambahnya sembari memasuki ruangan.
Diketahui, kasus ini bermula dari tersebarnya foto-foto bugil dua Azhari ini saat mereka sedang di Bali. Dan sebagai ahli, Roy memberikan pendapatnya. Sarah dan Rahma yang tidak terima mengajukan kasus ini ke Polda Metro Jaya. Namun kasus harus tertunda lantaran Sarah tidak bisa memenuhi panggilan saat dia sedang ada di luar negeri.
Sumber : Jakarta, beritabaru.com
02 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Comments :
0 komentar to “ ”
Posting Komentar
Silakan Tinggalkan Komentar anda